Peter Rabbit Sebuah Review Film Dari Pecandu Kelinci

Hari kedua pemutaran film Peter Rabbit di Indonesia saya memutuskan untuk nonton. Ekspektasi saya tidak terlalu tinggi,karena beberapa komentar atau review orang-orang yang sudah menonton film Peter Rabbit ini. Namun demikian sebagai orang yang pernah memelihara kelinci dan suka sekali dengan binatang super cute satu ini,hukumnya fardlu khifayah bagiku untuk nonton.

ipink peter rabbit kelinci milik admin pojok asyik
Ipink  si Peter Rabbit Milik Admin Pojok Asyik

Film Peter Rabbit bercerita tentang keluarga kelinci yang hidup di pedesaan yang indah di Inggris. Peter ( voice: James Corden) merupakan pemimpin keluarga kelinci itu yang diidentikkan dengan memakai jaket jeans berwarna biru. Karakternya nakal,usil,ceroboh,pemberani dan sok hero banget. Keluarga kelinci ini punya masalah dengan seorang kakek galak bernama Mc Gergoon,yang suka memburu mereka gara-gara suka nyolong buah-buahan dan sayuran di kebun si kakek.
Namun beruntung karena diseberang rumah si kakek ada Bea (Rose Byrne)  gadis cantik pecinta kelinci dan binatang yang selalu menjaga mereka.

Si kakek Mc Gergoon meninggal tiba-tiba karena serangan jantung,saat hendak mencelakai "Peter". Keluarga kelinci Peter senang sekali dan berpesta pora dirumah si Kakek bersama binatang-binatang lain. Namun itu tak berlangsung lama,karena sang pewaris rumah kakek yakni keponakannya Thomas (Domhnall Gleeson)  juga sangat membenci binatang. Perang memperebutkan rumah sekaligus taman atau kebun tempat kelinci-kelinci itu bermain dan mencari makan pun di mulai.Kerja mengerjai antara Thomas dan Geng kelinci "Peter" pun tak terelakkan. Permasalahan bertambah pelik ketika Bea dan Thomas saling jatuh cinta.

Secara keseluruhan film ini masuk kategori "lumayan" karena bisa menghibur keluarga,terutama anak-anak. Sayangnya jalan ceritanya biasa aja,alias gampang ketebak lah. Dan saya setuju dengan penonton yang lain bahwa James Corden tidak cocok jadi pengisi suara kelinci Peter. Suaranya terlalu berat,kurang nakal dan cute untuk ukuran binatang lucu seperti kelinci.

Tapi daripada mengajak anak kecil nonton film orang dewasa,sebaiknya pilih aja film ini. Lumayan buat membangun kebersamaan keluarga dan menumbuhkan kasih sayang terhadap binatang. Karena jabatan khilafah dimuka bumi bukan agar kita menguasai dan berbuat seenaknya terhadap bumi,tapi agar kita juga bisa mengelola dan berbagi dengan seluruh makhluk yang ada dibumi. Terimakasih sudah berkunjung ke blog Pojok Asyik. Semoga terhibur dan jangan lupa berbagi.


0 Response to "Peter Rabbit Sebuah Review Film Dari Pecandu Kelinci"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel