Review Film Avengers Infinity War Bercitarasa Asia

Review Film #InfinityWar saya kali ini semoga saja tidak membuat Anda yang belum nonton marah,karena review berikut ini minim spoiler. Ini murni pemikiran saya sepanjang nonton film Avengers Infinity War. Dalam serial Avengers kali ini ada hal yang sangat ingin saya review tapi bukan barisan superhero marvelnya,melainkan tokoh jahat lawan mereka Thanos.

Soalnya kalau review superhero marvel infinity war nya kayak Iron Man,Captain America,Spider Man,Black Panther,Hulk,Thor,Groot dan lain-lain terlalu banyak,lagian kalian pasti sudah banyak yang familiar kan? Halah,bilang aja males,qiqiqi.

Thanos (Josh  Brolin) dikisahkan merupakan musuh yang sangat berbahaya karena bermimpi untuk mengendalikam dunia melalui 6 batu infinity (infinity stones) yang ia cari. Infinity Stones yang dimaksud adalah Space Stone (di miliki Loki),Mind Stone ( milik Vision),Reality Stone (Taneleer Tivan),Power Stone (Nova Corps ) ,Time Stone (DoctorStrange),Soul Stone (Stone keeper). 

Setiap planet yang ia datangi sembari mencari infinity stones itu,selalu ia hancurkan setengah populasinya. Kenapa? Karena dia ingin mengembalikan keseimbangan alam dengan mengurangi jumlah populasi umat di planet tersebut. Terdengar tidak asing bukan?

Yak,mimpi menyeimbangkan alam dengan cara mengurangi populasi makhluk dibumi juga pernah kita dengar dari film Jepang yang sangat terkenal yakni "Death Note 3.5 L:Change The World" yang dibintangi oleh si super cute Ken'ichi Matsuyama. Dalam film Death note sang penjahat juga berusaha menyebarkan wabah mematikan guna mengurangi populasi manusia.

Tak berhenti disana aroma Asia itu tercium,lihat saja karakter super hero Doctor Strange yang punya batu pengendali waktu. Selain kemampuannya tersebut layaknya karakter film-film Asia,tentu saja dia juga punya jurus-jurus super hero Asia. Jurus menggandakan diri miliknya mirip dengan "Jurus Seribu Bayangan (Kagebunshin No Jutsu)" milik "Naruto" dan karakter jagoan-jagoan film lain di Asia.

Alasan Dibalik Pemotongan Adegan Infinity War Di Indonesia Juga Di dunia

Film #InfinityWar diluncurkan di Amerika 24 April 2018 dan di Indonesia kita bisa mulai menyaksikan mulai tanggal 25 April 2018. Berita menjengkelkan mampir ke telinga penikmat film Indonesia,karena film Avengers Infinity War yang tayang di Indonesia telah di potong sebanyak 7 menit dari durasi asli 156 menit. 

Menurut pihak Lembaga Sensor Film (LSF),pemotongan adegan film Avengers Infinity War,dikarenakan klasifikasi usia yang 13 + ,sehingga perlu adanya pemotongan adegan yang kurang pantas.

Padahal menurut kabar yang dilansir dari FeedMe.id,Sutradara "Infinity War" Joe Russo dan Anthony Russo sendiri mengatakan jika adegan Infinity War sudah banyak yang dipotong karena adegannya terlalu kebanyakan.

Namun penggemar tak perlu khawatir karena adegan-adegan yang terpotong tersebut akan utuh jika Anda membeli versi DVD dan Bluray nya nanti. Meski begitu,Tiket presale film ini sudah terjual  sebanyak 3,4 triliun (itu duit semua yah) dan memecahkan rekor penjualan tiket 7 serial superhero Marvel yang pernah ada.

Selamat menunaikan ibadah nonton Avangers infinity War,siapkan mental Anda menghadapi kenyataan film yang mungkin akan menghancurkan hati Anda. Selain itu saya sarankan untuk menutup mulut Anda dan matikan HP Anda selama menonton agar tak menambah kegoblokkan barisan penonton bioskop yang sudah terlalu banyak dan norak. Jika butuh kiat-kiat menonton di awal hari atau minggu penayangan,baca di sini.
Selamat  menonton dan silahkan berbagi tautan ini,jika berkenan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Review Film Avengers Infinity War Bercitarasa Asia"

Post a Comment